dalam kabut asap hitam dan terik yang memanggang
mimpi adalah kemewahan yang tak terbeli dengan beberapa recehan
oh, anak-anak malang yang lahir dari keserakahan zaman
tangan kecilmu setia tengadah
menanti uluran dari surga yang terlupa -yang entah di mana-
bagimu hidup adalah ilusi
yang harus kau tapakki setiap sentinya dalam perih...
-mei2010-
*balasan untuk sajak bung daniel.k
rasanya sudah nggak nyaman lagi nulis di tempat yang lain itu,haaaaah..!!!
tapi mau berhenti, sayang..udahlah diterusin saja..whatever..
perasaan ini lagi nggak nentu, kacau, nggak jelas, abu-abu, duuh
pengen ngilang aja rasanya :(
lostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlost lostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlost
lostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlostlost
tibatiba waktu membeku di pelupuk matamu
dan beribu ingatan beterbangan
seperti kunangkunang
yang mencari jejak cahaya
di hutan-hutan masa lalu yang menyenja sewarna tembaga
oh, sudah malam,sayang
cepat nyalakan lampu neon itu
tadi sesaat aku tersesat dalam kelam
dan nyaris tak bisa menemukan jalan pulang
@home. -15/05/2010- 20:10 wita. ah,nyaris saja...
bagaimana rasanya menyimpan bara dalam dada
dan teriakkan yang tak pernah sampai di ujung lidah
terbungkam
terpendam
terkekang
o, amarah...
biarkan rasa itu,
melebur dalam bisu puisiku
@home. -15/05/2010 -19:51 wita


