Sesaat, nyaris saja

tibatiba waktu membeku di pelupuk matamu
dan beribu ingatan beterbangan
seperti kunangkunang
yang mencari jejak cahaya
di hutan-hutan masa lalu yang menyenja sewarna tembaga

oh, sudah malam,sayang
cepat nyalakan lampu neon itu
tadi sesaat aku tersesat dalam kelam
dan nyaris  tak bisa  menemukan jalan pulang


@home. -15/05/2010- 20:10 wita. ah,nyaris saja...


bagaimana rasanya menyimpan bara dalam dada
dan teriakkan yang tak pernah sampai di ujung lidah

terbungkam
terpendam
terkekang

o, amarah...
biarkan rasa itu,
melebur dalam bisu puisiku


@home. -15/05/2010 -19:51 wita

Burning Day

udara makin gerah
di hari-hari tanpa arah

debu jalanan
asap pembakaran
bau sampah
sumpah serapah

ke mana hari akan menuju
bila esok adalah kemarin yang tak selesai,
memburumu

first one

hell yaaah...finally!
this is my first one

every journey start from one step, right!
so this is my first step. first words. first posting


lets goooo.....


seperti waktu yang diam-diam melaju

mengaburkan kisah-kisah,

memudar seperti tinta di halaman buku tua yang terlanjur basah



seperti rindu yang diam-diam mengaduh

dalam keramaian hari yang kian riuh

kalah dengan jutaan suara yang berlomba memenuhi udara yang makin gerah



Jeda. Lama.


-Keheningan mengendap di dasar kelam

membiarkan semua rasa mengambang tak terkatakan



(Sementara itu, di sudut lain suara-suara semakin riuh, mengisi penuh ruang ingatanmu)

hilang




kau pernah bilang kan menemani
langkahku kemanapun aku pergi
kau pun pernah bilang
langitku adalah langitmu

tapi mengapa kini tak lagi
kudengar suaramu
tak lagi kulihat seyummu
adakah kau masih menyertai?
mungkin aku yang salah melangkah
atau mungkin langit kita yang berbeda warna



satu tanya lagi terlintas..,untuk seorang "teman"...

links