first one

hell yaaah...finally!
this is my first one

every journey start from one step, right!
so this is my first step. first words. first posting


lets goooo.....


seperti waktu yang diam-diam melaju

mengaburkan kisah-kisah,

memudar seperti tinta di halaman buku tua yang terlanjur basah



seperti rindu yang diam-diam mengaduh

dalam keramaian hari yang kian riuh

kalah dengan jutaan suara yang berlomba memenuhi udara yang makin gerah



Jeda. Lama.


-Keheningan mengendap di dasar kelam

membiarkan semua rasa mengambang tak terkatakan



(Sementara itu, di sudut lain suara-suara semakin riuh, mengisi penuh ruang ingatanmu)

hilang




kau pernah bilang kan menemani
langkahku kemanapun aku pergi
kau pun pernah bilang
langitku adalah langitmu

tapi mengapa kini tak lagi
kudengar suaramu
tak lagi kulihat seyummu
adakah kau masih menyertai?
mungkin aku yang salah melangkah
atau mungkin langit kita yang berbeda warna



satu tanya lagi terlintas..,untuk seorang "teman"...

Teman Seperjalanan



saat langkah mulai tak terarah,
ingatkan aku untuk kembali
menyusuri setapak ini



[kepada K, meski lo udah mo merit (rencananya dalam waktu dekat) jangan lupakan temanmu yang gak jelas ini yaah, tetep ngumpul2 yaaa. kalo nggak ada lo nggak rame. viva BFF ^^]

Rindu Hujan



                      ;S

aku rindu hujan

bukan gerimis
yang rintikrintiknya miris

aku rindu hujan
yang datangnya bisa membanjiri rongga dada
hingga ke sudut-sudut resah

aku rindu hujan
bau tanah dan wangi udara basah
serta kisah-kisah yang terbawa pada tiap tetesnya.

(aku selalu rindu hujan, karena kisah kita tertinggal di sana )

Untitle [2]



masih tajam sepi
mengiris sendu hati

apa itu,
yang
m
  e
   n
    e
   t
 e
s 
 p e l a n
di ruang kelam

yang
m e n g a l i r
diamdiam
ke dasar malam

biarkan saja sayang
malam kan segera berlalu
dan dengan embun pagi lukamu akan dibasuh

Pada Sebuah Pagi


di teras rumah
sambil menikmati segelas kopi
memandang butirbutir perak yang berjatuhan
menjelma banyak kolam di pekarangan
dan terus mengalir sampai keselokan di ujung jalan


sebuah pagi yang basah
dan entah mengapa
tibatiba aku merasa
sangat bahagia

links